Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

WAKTU

Gambar
Tidak semua bunga mekar bersamaan, adakalanya tidak sampai kuncup ia telah tumbang.  Tidak semua hujan turun sampai kehilirnya. Adakalanya terserap tanah lalu mengering tak bertanda.  Ada juga sebuah proses, sepanjang dan sependek apa, cepat bukan yang jadi penentunya.  Tidak setiap manusia yang memulai dulu sampai lebih dulu. Ada yang memulai di akhir dengan berbagai persiapan yang pas dan terukur ia sampai lebih awal dari yang di perhitungkan.  Pun... Ada yang telah dipersiapkan, doanya dilangitkan agar lekas diperizinkan.  Tapi ia masih ditempat yang sama tidak kemana mana.  Dan ditempat lain, ada yang telah sampai ditujuan dengan kelegaan dan syukur yang tidak dapat lagi terlisankan.  Semuaaaa.... Hanya soal ketetapan dan waktu yang tepat.  Tahniah.. 

CHANGE

Gambar
Seiring berjalannya waktu manusia terus berubah. Entah menjadi lebih baik atau lebih buruk.  Jadi, jangan berleha-leha. Merasa tenang akan dirimu hari ini. Sebab kita tidak tahu segumpal daging dalam diri akan dibalikkan kapan dan diwaktu seperti apa.  Bisa jadi, yang istiqomah mengenakan jilbab dia yang berbalik melepasnya tanpa syarat.  Yang tadinya tergerai tanpa bebat, justru yang paling ikhlas menuju hijrah yang istiqomah.  Jangan sibukkan diri untuk mengunjing yang lain, apalagi membandingkan diri dengan orang lain.  Karena tidak ada perbandingan Lebih dasyat kecuali diri kita sendiri di hari kemarin dan hari ini.  Dunia ini adalah lembaran kisah yang sangat pendek, maka jangan terus berhenti ketika sampai pada cerita susahnya, sedihnya. Sebab bagian itulah yang menjadi penentu kita layak lanjut atau tidak.  Fokuslah pada jejakmu, kemana langkah akan kau bawa. Bertekatlah untuk terus menjadi baik, sekalipun itu sulit. Tiada sesuatu ya...

Rumah atas kelahiran

Gambar
Rumah Atas Kelahiran Masihkah sanggup ku peluk  kau di dalam do'a.. atas pertemuan yang kita pinta sudah terlaksana. kita yang hendak bersinggung saat sore menjelang senja kala,  tapi katamu ; aku masih ingin dalam dekap gua garba sang mama. kau tak biarkan aku nyenyak malam itu, sementara tak tuk sepatu tak terdengar lagi, kokok jago sudah bersiul kembali. Pagi nanti kita sama-sama melangkah meramu temu, membiarkan cendawan rindu mekar di ujung-ujung taman. kala rasa gelisah tiba, ku tanya padamu ; bukankah engkau tak sabar bertemu denganku ? Jangan lagi kau hindari berjuta kesan yang akan terlahirkan, air hujan yang keluar tak pernah minta ditarik ke atas. mengalir deras dari sudut-sudut manapun mengikuti titah sang pencipta.  Pertemuan tak dapat dihindarkan; kali ini engkau abadi dalam doa dan pelukanku yang nyata.  Kita akan baik-baik saja. Jikalau tidak, mungkin itu bukanlah sebuah akhir; yang tanpa kita sadari, kita sudah menduga sebuah akhir dari kebenaran yan...