PESAN REYNISAA
Nak hidup itu ibarat laut, engkau adalah nahkoda bagi kapal kehidupanmu..
Sebesar apapun ombak yang sedang menggulung, pastikan engkau tidak lompat dari kapalmu.
Nak, tulisan ini mungkin terdengar agak kontemplatif. Tentang peran yang kelak engkau jalani, jalan yang akan kau lalui, rumah yng akan kau huni atau bahkan keluarga mana yang akan kau pilih untuk menjadi penyambung generasi (Qur'ani)
Tapi nak, ibu ingin memastikan bahwa peran menjadi anak yang sering dinarasikan tidaklah harus menjadi alasan engkau selalu berhasil menjadi anak. Ibu tidak ingin membuat aturan baku tetang tugas dan tanggung jawab menjadi anak itu harus seperti apa. Sebab ibu tidak ingin membuatmu merasa bersalah setiap kali engkau gagal memenuhi peran menjadi anak (yang baik ; katanya). Ibu juga tidak ingin merampas segala butuhmu yang semakin tenggelam ketika engkau memikirkan tugas dan tanggung jawab menjadi seorang anak.
Ibu hanya ingin Engkau tumbuh dengan sholihah, dengan syariat Allah yang erat kau dekap dalam dada.
Ibu membutuhkan do'amu
Doa yang akan menjadi cahaya kelak diakhirat.
Doa yang akan membuat ibu melangkah lebih ringan dan senyum yang sumringah
Ibu meyakini engkau akan sangat adil kepada hidupmu ketika engkau tahu dengan fasih bahwa tali penghubung kapalmu langsung kepada pengendali ombak lautnya.
Hiduplah dengan bijak nak, isilah tangki cintamu dengan penuh agar kau tidak mudah menunjuk manusia lain ketika engkau kecewa.
Luaskan dadamu nak agar lebih mudah menerima realita bahwa hidup tidak selalu tentang tawa.
😊😊😊
Komentar
Posting Komentar